Tuesday, June 23, 2020

BAGAIMANA CARA KITA UNTUK MENGHILANGKAN IRI,AMARAH DAN DENGKI???



Assalamualaikum wr.wb


Hidup ini penuh dengan kesalahan ,, memang dikadang kita diterpa ujian berupa Iri,dengki ,dan benci kepada orang lain . Namun itu semua hanyalah tipu daya dunia saja,mari kia renungkan cerita Adam & iblis  Allah telah berfirman kepada umat manusia bahwasanya  ketika Adam diciptakan kemudian seluruh penduduk di syurga diperintahkan   bersujud kepada Adam ,apa yang terjadi? Ya kalian sudah bisa menebaknya . Semua termasuk malaikat Allah telah bersujud sebagai tanda penghormatan atas  penciptaan Allah yang sempurna. Akan tetapi , Iblis pun tidak bersujud karna sifat sombongnnya yang merasa lebih baik . Kesombongan jualah yang membawa kekafiran dan berujung pengusiran  di syurga . Sebelum itu Iblis meminta sesuatu kepada Allah swt. Agar bisa terus menyesatkan umat manuia sampai akhir zaman. Hanya hamba allah yang lemah iman dan tak kuat pegangannya kepada iman lah yang bisa terjerumus ke dalam hasyutan iblis. Sebaliknya, hamba qarin hamba yang dekat dengan Allah swt. lah yang tidak terjerumus ke dalamnya.

Maka dari cerita itu kita dapat renungkan bahwasannya makhluk Allah beriman pun bisa terjerumus dalam jalan kesyirikan,kekufuran,dan kefasikan. Lantas bagaimana hubungannnya dengan sifat iri dengki,marah dan benci? Semua itu merupakan bentuk atau hal yang sama yang dilakukan iblis ,jika kita merasa hal – hal yang tidak baik dalam diri kita percayalah  kita sedang berada di intaian setan dan iblis , naudzubillahminndzalik….. kita juga harus kuat dan syabar dalam menghadapinya ,memang tidak mudah mengahadapi hal tersebut.  Perlakuan tidaklah semudah yang diucapkan,  dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada ALLAH swt. insyaallah semua akan terkendali. Perlu kita ketahui dari sifat keburukan ini diantaranya:
a. Iri
 Dunia ini hanyalah permainan semata , rezeqi juga sudah diatur . Memang dalam kenyataan sehari harinya banyak kejadian – kejadian yang membuat rasa iri kepada kita semua, kalau kita bayangkan dengan kata ‘andai’, ‘kok bisa’,’ga adil’ dan yang lainnya itulah sebagian sifat iri yang tertanam pada diri kita . Memang setelah saya telusuri dari berbagai macam sumber cerita inspirasi orang sukses , orang berhasil dan lain – lain kebanyakan hasil usahanya yang kuat ,lantas bagaimana kekuatan doa dan iman saja? Kalau kita amati sejauh ini banyak orang yang berhasil, lantas usahanya apakah itu cukup berguna di hari akhirnya ? sementara ia hanya membawa kesuksesan di dunia tanpa membawa bekal di hari nanti. Sebagai orang beriman yang dirahmati Allah swt.walaupun Rezeqi sudah diatur oleh-Nya, patutlah Usaha harus diiringi dengan taqwa ,sehingga tidak sia-sialah atas apa yang sudah diusahakannya. Dan hebatnya karna Allah swt. berfirman : innallaha yarzuqumayyasya’ ubighairi hisab
Maknanya jika Allah telah member rizqi kepada hambanya yang beriman  (berusaha lagi berdoa) Allah swt. tidak perhitungan dalam member rizqinya . Dalam arti semua keingininan anda yang terbaik bagi anda akan dikabulkan lagi diangkat derajatnya. Inilah sifat Allah swt. yang maha Adil terhadap hambanya. Jika seorang pemimpin ada rakyatnya yang membenci , memaki,bahkan tidak mengikutinya pastilah pemimpin itu berkehendak untuk menghukumnya, tapi Allah swt. tidak demikian ia tetap memberikan kesempatan kehidupan yang  member rizkinya karna sifat Allah yang maha pengasih lagi maha penyayangnya.
Jadi sobat yang dirahmati Allah semua , tips untuk mengurangi rasa iri kita  kepada orang lain diantaranya :
1. selalu ingat bahwa kemunculan rasa iri merupakan suatu bahagian dari godaan syaitan.
2. Percaya bahwa Allah swt. telah menentukan nasib seseorang, dengan usaha dan doalah yang membuat nasib kita lebih berkah untuk diri sendiri.
3. selalu ingat dan taat kepada Allah swt. serta rasul Allah.
Nahh untuk selanjutnya saya bagikan di next bloggg ya sobat……….




Saturday, May 9, 2020

HOW TO BECOME "THE SERVANT WHO LOVED BY ALLAH SWT."


Pernahkah kita berpikir bahwa hidup  didunia ini sangatlah sulit berbagai cobaan dan ujian tidak pernah ada habis nya.  Tak heran jika kita selalu mengeluh akan masalah yang datang menimpa kita.  Untuk hamba allah yang tulus sebuah ujian akan dilaksanakan dengan penuh kesabaran,ketaqwaan, dan keimanan.  Sebagaimana kita mempunyai suri tauladan yang akhlaknya melebihi manusia pada umumnya, dengan hal itu Allah mengangkat derajatnya sehingga mendapatkan julukan kekasih Allah.  Nahh untuk itu apakah kita pernah berfikir hanya rasul rasul allah yang bisa sabar atas semua ujian dan mendapatkan kecintaan dari Allah? Eittsss......  Tunggu dulu,,, allah telah menurunkan rasull yang mulia Beliau lah Baginda Muhammad SAW  semoga kita mendapatkan syafaat nya di kemudian hari Allahumma Aamiin...  Beliau dijadikan suri tauladan pada umat di dunia ini,, maka untuk tidak mungkin jika hidup tidak didampingi contoh yg baik.  Rasulullah bisa dii barat Al quran berjalan sehingga barang siapa yang tidak mengikuti sunnahnya maka ia bukan termasuk golongan yang dicintai Allah swt.  Nahh berikut saya akan berikan tips unyuk menjadi hamba yang dicintai Allah melalui Al-Quran dan sunnah yang diajarkan Rasulullah :

Pertama, hamba Allah yang hobinya ibadah, dermawan dan berbuat baik karena Allah. "Dan Allah mencintai hamba-hamba yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imran: 134).
Kedua, hamba Allah yang sungguh-sungguh bertakwa, takut sekali maksiat. “Maka sungguh, Allah mencintai hamba hamba-Nya yang bertakwa.” (QS Ali Imran: 76).
Ketiga, hamba Allah yang sungguh-sungguh bertaubat, tidak pernah mengulangi maksiatnya lagi. “Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang bertobat dan menyukai hamba-Nya yang menyucikan diri.” (QS Al-Baqarah:  222).
Keempat, hamba Allah yang sabar dari berbagai macam ujian. “Dan Allah mencintai hamba hambaNya yang sabar.” (QS Ali Imran: 146).
Kelima, hamba Allah yang tawakkal setelah ikhtiar dan doa maksimal. “Sungguh, Allah mencintai hambaNya yang bertawakal.” (QS Ali Imran 159).
Keenam,  hamba Allah yang menegakkan keadilan. “Sesungguhnya Allah menyukai hamba hamba yang adil.” (QS Al-Ma’idah: 42).
Ketujuh, hamba Allah yang berjihad di jalan Allah. “Sesungguhnya Allah mencintai hamba hamba-Nya yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS Shaff:  4).
Kedelapan, hamba Allah yang suka kebersihan. “Allah menyukai hamba hamba-Nya yang bersih.” (QS At-Taubah: 108).
Kesembilan, hamba Allah yang menghidupkan Sunnah Rasul-Nya. "Katakanlah kalau kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Rasulullah) niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa dosa kalian..." (QS Ali Imran: 31).
Kesepuluh, hamba Allah yang senang shalat malam. "Sesungguhnya Rabbmu mengetahui bahwa kamu berdiri shalat malam kurang dari 2/3 malam, atau ½ malam atau sepertiga demikian pula segololongan dari orang-orang yang bersamamu.“ (QS Al Muzammil:20)


Source:republika. Com

STEP OF MAARIJ '' TRIKS RAMADHAN KAREEM TO GET HIDAYEEH FROM ALLAH"


1. Memperbanyak Doa di Bulan Ramadhan


Puasa merupakan sarana umat muslim mendekatkan diri dengan Allah SWT. Orang yang berpuasa akan memperbanyak berdoa dan mendekatkan diri kepada-Nya.

"Ada di bulan Ramadhan di setiap hari dan malam orang-orang kepada siapa Allah memberikan kebebasan dari Api, dan ada untuk setiap Muslim permohonan yang dia dapat membuat dan akan diberikan." Al-Bazzar dan Ahmad.



2. Memperbanyak Amal Sholeh di Bulan Ramadhan


Selama berpuasa umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan. Sebab semua amal di bulan suci ini akan dilipatgandakan pahalanya.

Seperti hadits, "Dia yang berpuasa Ramadhan, karena iman dan berharap untuk pahala (dari Allah) maka dosa masa lalunya diampuni." Al-Bukhari dan Muslim

3. Tadarrus Quran

 Ibnu Abbas radhiyallaahu 'anhuma mengatakan amalan ini spesifik di malam harinya, tapi juga ibadahnya bisa bersifat umum Mencakup di siang harinya. Apa itu? Tadarus Al-Qur'an. Belajar Al-Qur'an dan berinteraksi dengan Al-Qur'an. Anda mempelajari Al-Qur'an dengan 3 peta utama yaitu Qira'ah, Tilawah, dan Tahfidz. Amalan ini kata ulama merupakan amalan penentu orang-orang yang memang mendapatkan manfaat dari Ramadhan. Jadi kalau tidak mengerjakan amalan ketiga ini seakan-akan kita tidak dapat berkah Ramadhan. Kenapa demikian? Karena Ramadhan sendiri disebut oleh Allah sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an. Saking pentingnya Al-Qur'an, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah kehilangan satu harinya kecuali beliau berinteraksi dengan Al-Qur'an. Selama 30 harinya, 1 bulannya selalu tuntas 30 juznya.


FAITH IN GOD

 1. Faith in language means trust. Whereas, in terms of faith, it is * believing the truth of the teachings of Islam, accepting and committ...