Monday, January 4, 2021

FAITH IN GOD

 1. Faith in language means trust. Whereas, in terms of faith, it is * believing the truth of the teachings of Islam, accepting and committing to the spirit of Islam born and inner *.

 2. * faith is made up of three elements :*

 Identifying confidence in the teachings of Islam

 The charitable hearts grown by such confidence, such as by sincerity, a love of god, fear of him, pride and so on.

 The various charities praying to the body were like reciting two declarations of syahadat, all of the praying to Allah, fasting, haji and so on.

 3. If one of the three elements of faith above does not exist, * then this would mean the absence of faith. Thus the saying that faith only in the heart is wrong.

 4. Because faith consists of nothing that is in the heart (inner) and visible (born) then * only god knows the weight of the faith of a * person. As for an individual's assessment of faith through the attributes he employs is a grave error.

 5. * united faith there are six * that is: faith in god, faith in the angels, faith in the books, faith in the roshites, faith in the latter days, faith in qodar (destiny) the good and bad of alloh.

 6. * faith can be increased and diminished *. Increased faith in the learning and charity of sholeh. Iniquity can also lessen our faith.

7.  The faith of the faithful rising high. * the degree of faith of the roshule was not the same as theirs. * Similarly, the degree of faith of the prophet's friends was greater than that of any who followed them. The difference in strength and degree of faith among men of faith causes a different degree of theirs in the next.

Friday, January 1, 2021

KUNCI SUKSES DUNIA AKHIRAT LAKUKAN INI!!!!

 

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

sahabat yang dirahmati Allah di sini saya akan membahas kunci sukses dunia dan akhirat setiap orang menginginkan kebahagiaan,kedamaian, dan kenikmatan dalam hidupnya. Kalau saudara ingin cepat mendapatkan rezeki, mendatangkan kenikmatan, ilmu yang mudah diserap ,dan jabatan yang ingin dicapai, maka jadilah orang yang bertaqwa.Taqwa akan mengantarkan kita menuju gerbang kedekatan kepada Allah subhanahu wa ta'ala. Sehingga kita akan disebut dengan hamba yang Hamid, dan lebih tingginya level Hamid itu disebutkan dalam Quran dan dengan panggilan Ahmad. Ahmad dalam arti yaitu orang yang sangat-sangat dekat kepada Allah SWT dan gelar ini hanya dimiliki oleh nabi Muhammad shallallahu alaihi wasallam yang diberikan oleh nabi Isa alaihissalam.

Kalimat pertama orang taqwa tertera dalam surat al-baqarah yaitu setelah iman kepada yang ghaib kemudian ia membuktikan imannya dengan menekan salat. Jangan cukupkan dengan salat fardhu orang yang biasa saja pun atau kanak-kanak saja pun bisa salat fardhu bayangkan anda ingin menjadi orang luar biasa masak tidak ada bedanya dengan orang yang biasa. Intinya disini kita harus menaikkan standar level salat menjadi yang lebih tinggi bisa ditambah dengan salat Sunnah Dan kita harus mempelajari tata cara salat yang sesuai dengan tuntutan nabi.

Bahkan ciri orang beriman disebutkan dalam surat 4 ayat 3 yaitu hafal waktu salat Inna sholata kanat alal mu'minina kitaban mauquta , jika anda bisa hafal waktu berangkat kerja atau berangkat sekolah atau waktu menerima gajian an bisa , mengapa untuk mengingat waktu salat tidak bisa? Maka dari itu kejarlah waktu solat dimana disela fardu ada solat sunnah yang harus dikerjakan bagi anda yang ingin meraih ketenangan hidup, bisa dibayangkan bila anda dekat dengan seorang bos maka pekerjaan apa pun sangat mudah dilakukan kan begitu halnya hubungan kita dengan Allah jika didekatkan maka kita akan dipermudah jalan kehidupan.

Sebagai contoh nabi Muhammad menjadi sosok panutan mulia bagi seluruh nabi dan Rasul sehingga beserta umatnya sampai sekarang karena beliau menjaga tuntuta yaitu shalat dengan sangat sempurna,sahabat Ali bin Abi Thalib sahabat abu bakar sahabat Utsman kemudian diteruskan oleh para ilmuwan Ibnu Al khawarizmi Ibnu Sina dan lain-lain mereka memulai kejayaannya dengan hal yang sangat sederhana yaitu salat dengan salat bisa menghubungkan koneksi terbaik dengan rabb kita

NAH SOBAT INTINYA JIKA INGIN DIMUDAHKAN HIDUP COBALAH UNTUK...

 Jadilah pribadi yang senantiasa mengerjakan sholat sunnah, karena ituadalah ciri orang bertaqwa. Orang yangdekat dengan Allah dimudahkan semua apayang diminta. Meningkatkan kualitas sholat. Mengetahui waktu sholat adalah cara pertama bagi yang ingin bertaqwa.

Bonusnyaa........>< Doakan semua makhluk Allah swt ketika masuk dalam penglihatan kita ,maupun itu lewat ,bersampingandengan kita selalu doakan mereka , insyaallah anda akan merasakan doa itu kembali untuk anda sendiri.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wa barakatuh

KAIDAH KEIMANAN PADA ALLAH SWT

 

بسْــــــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ


_Assalamu’alaikum Warohmatulloh Wabarokatuh._

Di sini saya akan membahas tentang kaidah keimanan dalam Islam keimanan merupakan hal yang sangat penting untuk menegakkan jiwa agama kita.kuat lemahnya kita beribadah kepada Allah juga tergantung seberapa besar keimanan kita yang bisa kita jaga sampai saat ini.Untuk itu beberapa ilmu seperti halnya ilmu ciptaan Allah perlu untuk diketahui dan Direnungi agar kita bisa menjadi Ulul albab yaitu orang yang berpikir atas keajaiban ciptaan Allah sehingga kita termasuk golongan yang dirahmati Allah di suatu hari akhir nanti.

secara garis besar terdapat dua alam yang diciptakan oleh Allah yaitu alam nyata dan alam gaib.alam nyata merupakan alam yang bisa dilihat dan dirasakan oleh panca indra dan bisa di fikir dengan cara teori.sedangkan alam yaitu alam yang tidak bisa digapai dengan panca indra walaupun telah dibuktikan dengan fakta-fakta keilmuan saat ini tidak cukup untuk mengulas seluk beluk alam ghaib. Wallahu a'lam bishawab.

Keyakinan tentang alam nyata diserahkan kepada *panca-indra dan analisa otak*, sedangkan alam ghaib, meyakininya hanya sebatas apa yang Alloh kabarkan melalui *al-Qur’an dan hadis-hadis Nabi-Nya*, tidak boleh melebihi itu. 

 Alam ghaib dan seisinya mempunyai *kaedah-kaedah dan ukuran-ukuran yang kita tidak ketahui* dan berbeda dengan alam nyata, karena itu kita tidak bisa mengukur alam ghaib dengan ukuran-ukuran alam nyata. Seperti misalnya alam barzakh dimana terjadi interogasi Malaikat kepada orang yang telah meninggal dunia dan nikmat atau azab kubur adalah kejadian di alam ghaib yang *tidak terdeteksi dengan panca-indra atau dengan alat apapun yang dibuat manusia*.

Otak kita yang menjadi satu-satunya modal kita untuk berpikir,* tidak akan sanggup menangkap gambaran yang tuntas* tentang Alloh SWT tanpa Alloh sendiri memperkenalkan diri-Nya kepada kita. memang kita cuma manusia biasa didunia ini mata kitapenuh dengan penglihatan secara fisik dan jika memang otak harus berpikir jauh dengan rasa penasaran bagaimana bentuk Allah itu segeralah anda pikirkan bagaimana mendekatkan diri pada Allah sehingga Allah yang akan menunjukkan batin kecerahan dalam hatimu.

Pengenalan kita kepada Alloh melalui alat pikir kita (otak) sangat terbatas. Walaupun demikian *hal-hal yang kita dapat dengan cara berpikir bukan sedikit*. Dari pengamatan kita pada alam semesta dan pada diri-diri kita sendiri, kita dapati pastinya *hanya ada satu pencipta*, dimana tidak mungkin alam ini terwujudkan tanpa ada sosok yang menciptakannya dan *tidak mungkin ada lebih dari satu pencipta* karena semuanya berjalan dengan sangat teratur dan saling isi mengisi dalam sistem ekologi yang sangat akurat. Melalui berpikir, kita pun dapat meyakini bahwa *Sang Pencipta adalah sosok yang sangat bijaksana* dan ilmunya serta kesanggupannya tidak terbatas. 

Ketika kita tidak sanggup meliput keseluruhan Alloh, maka dengan sendirinya kita pun tidak akan pernah sanggup memahami mayoritas takdir dan perbuatan-Nya yang selalu sangat bijaksana. 

Sebagai makhluk yang sangat lemah dan diciptakan oleh pencipta yang maha kuat perkasa lagi berkuasa, maha berilmu dan maha bijaksana, kita *tidak berhak dan tidak sepantasnya* mempertanyakan apa-apa yang sang pencipta lakukan. Di dalam al-Qur’an Alloh telah menegaskan bahwa *diri-Nya tidak untuk dipertanyakan* dan Dia-lah yang akan mempertanyakan kita. Alloh pun menegaskan bahwa *tidak ada sesuatu apapun juga yang menyerupai diri-Nya*.

Sebagai seorang beriman yang meyakini keagungan Alloh, maka kita harus *sangat beradab dalam bertanya tentang Alloh* dan tidak menjadikan Alloh, Malaikat dan para Nabi sebagai olok-olokan. Kita berhadapan dengan Pencipta yang sangat dahsyat yang menggerakan alam semesta dengan semudah-mudahnya. Kita berhadapan dengan sosok yang memberi kita semua kenikmatan dan sanggup membenamkan kita ke dalam derita. Karena itu semua kita harus *sangat berhati-hati dalam menuntut ilmu tentang Alloh*.


Bagi para pemula berhati-hatilah agar *tidak terjebak oleh pertanyaan-pertanyaan* yang sengaja dibuat oleh kaum atheis dan liberal yang banyak mengandung kedurhakaan kepada Alloh. Pertanyaan-pertanyaan itu dibuat sedemikian rupa yang walaupun sangat mudah dijawab, akan tetapi bagi seorang pemula akan menjadi *racun yang mengguncang akidahnya*.


Tuesday, June 23, 2020

BAGAIMANA CARA KITA UNTUK MENGHILANGKAN IRI,AMARAH DAN DENGKI???



Assalamualaikum wr.wb


Hidup ini penuh dengan kesalahan ,, memang dikadang kita diterpa ujian berupa Iri,dengki ,dan benci kepada orang lain . Namun itu semua hanyalah tipu daya dunia saja,mari kia renungkan cerita Adam & iblis  Allah telah berfirman kepada umat manusia bahwasanya  ketika Adam diciptakan kemudian seluruh penduduk di syurga diperintahkan   bersujud kepada Adam ,apa yang terjadi? Ya kalian sudah bisa menebaknya . Semua termasuk malaikat Allah telah bersujud sebagai tanda penghormatan atas  penciptaan Allah yang sempurna. Akan tetapi , Iblis pun tidak bersujud karna sifat sombongnnya yang merasa lebih baik . Kesombongan jualah yang membawa kekafiran dan berujung pengusiran  di syurga . Sebelum itu Iblis meminta sesuatu kepada Allah swt. Agar bisa terus menyesatkan umat manuia sampai akhir zaman. Hanya hamba allah yang lemah iman dan tak kuat pegangannya kepada iman lah yang bisa terjerumus ke dalam hasyutan iblis. Sebaliknya, hamba qarin hamba yang dekat dengan Allah swt. lah yang tidak terjerumus ke dalamnya.

Maka dari cerita itu kita dapat renungkan bahwasannya makhluk Allah beriman pun bisa terjerumus dalam jalan kesyirikan,kekufuran,dan kefasikan. Lantas bagaimana hubungannnya dengan sifat iri dengki,marah dan benci? Semua itu merupakan bentuk atau hal yang sama yang dilakukan iblis ,jika kita merasa hal – hal yang tidak baik dalam diri kita percayalah  kita sedang berada di intaian setan dan iblis , naudzubillahminndzalik….. kita juga harus kuat dan syabar dalam menghadapinya ,memang tidak mudah mengahadapi hal tersebut.  Perlakuan tidaklah semudah yang diucapkan,  dengan meningkatkan iman dan taqwa kepada ALLAH swt. insyaallah semua akan terkendali. Perlu kita ketahui dari sifat keburukan ini diantaranya:
a. Iri
 Dunia ini hanyalah permainan semata , rezeqi juga sudah diatur . Memang dalam kenyataan sehari harinya banyak kejadian – kejadian yang membuat rasa iri kepada kita semua, kalau kita bayangkan dengan kata ‘andai’, ‘kok bisa’,’ga adil’ dan yang lainnya itulah sebagian sifat iri yang tertanam pada diri kita . Memang setelah saya telusuri dari berbagai macam sumber cerita inspirasi orang sukses , orang berhasil dan lain – lain kebanyakan hasil usahanya yang kuat ,lantas bagaimana kekuatan doa dan iman saja? Kalau kita amati sejauh ini banyak orang yang berhasil, lantas usahanya apakah itu cukup berguna di hari akhirnya ? sementara ia hanya membawa kesuksesan di dunia tanpa membawa bekal di hari nanti. Sebagai orang beriman yang dirahmati Allah swt.walaupun Rezeqi sudah diatur oleh-Nya, patutlah Usaha harus diiringi dengan taqwa ,sehingga tidak sia-sialah atas apa yang sudah diusahakannya. Dan hebatnya karna Allah swt. berfirman : innallaha yarzuqumayyasya’ ubighairi hisab
Maknanya jika Allah telah member rizqi kepada hambanya yang beriman  (berusaha lagi berdoa) Allah swt. tidak perhitungan dalam member rizqinya . Dalam arti semua keingininan anda yang terbaik bagi anda akan dikabulkan lagi diangkat derajatnya. Inilah sifat Allah swt. yang maha Adil terhadap hambanya. Jika seorang pemimpin ada rakyatnya yang membenci , memaki,bahkan tidak mengikutinya pastilah pemimpin itu berkehendak untuk menghukumnya, tapi Allah swt. tidak demikian ia tetap memberikan kesempatan kehidupan yang  member rizkinya karna sifat Allah yang maha pengasih lagi maha penyayangnya.
Jadi sobat yang dirahmati Allah semua , tips untuk mengurangi rasa iri kita  kepada orang lain diantaranya :
1. selalu ingat bahwa kemunculan rasa iri merupakan suatu bahagian dari godaan syaitan.
2. Percaya bahwa Allah swt. telah menentukan nasib seseorang, dengan usaha dan doalah yang membuat nasib kita lebih berkah untuk diri sendiri.
3. selalu ingat dan taat kepada Allah swt. serta rasul Allah.
Nahh untuk selanjutnya saya bagikan di next bloggg ya sobat……….




Saturday, May 9, 2020

HOW TO BECOME "THE SERVANT WHO LOVED BY ALLAH SWT."


Pernahkah kita berpikir bahwa hidup  didunia ini sangatlah sulit berbagai cobaan dan ujian tidak pernah ada habis nya.  Tak heran jika kita selalu mengeluh akan masalah yang datang menimpa kita.  Untuk hamba allah yang tulus sebuah ujian akan dilaksanakan dengan penuh kesabaran,ketaqwaan, dan keimanan.  Sebagaimana kita mempunyai suri tauladan yang akhlaknya melebihi manusia pada umumnya, dengan hal itu Allah mengangkat derajatnya sehingga mendapatkan julukan kekasih Allah.  Nahh untuk itu apakah kita pernah berfikir hanya rasul rasul allah yang bisa sabar atas semua ujian dan mendapatkan kecintaan dari Allah? Eittsss......  Tunggu dulu,,, allah telah menurunkan rasull yang mulia Beliau lah Baginda Muhammad SAW  semoga kita mendapatkan syafaat nya di kemudian hari Allahumma Aamiin...  Beliau dijadikan suri tauladan pada umat di dunia ini,, maka untuk tidak mungkin jika hidup tidak didampingi contoh yg baik.  Rasulullah bisa dii barat Al quran berjalan sehingga barang siapa yang tidak mengikuti sunnahnya maka ia bukan termasuk golongan yang dicintai Allah swt.  Nahh berikut saya akan berikan tips unyuk menjadi hamba yang dicintai Allah melalui Al-Quran dan sunnah yang diajarkan Rasulullah :

Pertama, hamba Allah yang hobinya ibadah, dermawan dan berbuat baik karena Allah. "Dan Allah mencintai hamba-hamba yang berbuat kebaikan.” (QS Ali Imran: 134).
Kedua, hamba Allah yang sungguh-sungguh bertakwa, takut sekali maksiat. “Maka sungguh, Allah mencintai hamba hamba-Nya yang bertakwa.” (QS Ali Imran: 76).
Ketiga, hamba Allah yang sungguh-sungguh bertaubat, tidak pernah mengulangi maksiatnya lagi. “Allah menyukai hamba-hamba-Nya yang bertobat dan menyukai hamba-Nya yang menyucikan diri.” (QS Al-Baqarah:  222).
Keempat, hamba Allah yang sabar dari berbagai macam ujian. “Dan Allah mencintai hamba hambaNya yang sabar.” (QS Ali Imran: 146).
Kelima, hamba Allah yang tawakkal setelah ikhtiar dan doa maksimal. “Sungguh, Allah mencintai hambaNya yang bertawakal.” (QS Ali Imran 159).
Keenam,  hamba Allah yang menegakkan keadilan. “Sesungguhnya Allah menyukai hamba hamba yang adil.” (QS Al-Ma’idah: 42).
Ketujuh, hamba Allah yang berjihad di jalan Allah. “Sesungguhnya Allah mencintai hamba hamba-Nya yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur, mereka seakan-akan seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” (QS Shaff:  4).
Kedelapan, hamba Allah yang suka kebersihan. “Allah menyukai hamba hamba-Nya yang bersih.” (QS At-Taubah: 108).
Kesembilan, hamba Allah yang menghidupkan Sunnah Rasul-Nya. "Katakanlah kalau kalian benar-benar mencintai Allah, maka ikutilah aku (Rasulullah) niscaya Allah mencintai kalian dan mengampuni dosa dosa kalian..." (QS Ali Imran: 31).
Kesepuluh, hamba Allah yang senang shalat malam. "Sesungguhnya Rabbmu mengetahui bahwa kamu berdiri shalat malam kurang dari 2/3 malam, atau ½ malam atau sepertiga demikian pula segololongan dari orang-orang yang bersamamu.“ (QS Al Muzammil:20)


Source:republika. Com

STEP OF MAARIJ '' TRIKS RAMADHAN KAREEM TO GET HIDAYEEH FROM ALLAH"


1. Memperbanyak Doa di Bulan Ramadhan


Puasa merupakan sarana umat muslim mendekatkan diri dengan Allah SWT. Orang yang berpuasa akan memperbanyak berdoa dan mendekatkan diri kepada-Nya.

"Ada di bulan Ramadhan di setiap hari dan malam orang-orang kepada siapa Allah memberikan kebebasan dari Api, dan ada untuk setiap Muslim permohonan yang dia dapat membuat dan akan diberikan." Al-Bazzar dan Ahmad.



2. Memperbanyak Amal Sholeh di Bulan Ramadhan


Selama berpuasa umat Islam dianjurkan memperbanyak amal kebaikan. Sebab semua amal di bulan suci ini akan dilipatgandakan pahalanya.

Seperti hadits, "Dia yang berpuasa Ramadhan, karena iman dan berharap untuk pahala (dari Allah) maka dosa masa lalunya diampuni." Al-Bukhari dan Muslim

3. Tadarrus Quran

 Ibnu Abbas radhiyallaahu 'anhuma mengatakan amalan ini spesifik di malam harinya, tapi juga ibadahnya bisa bersifat umum Mencakup di siang harinya. Apa itu? Tadarus Al-Qur'an. Belajar Al-Qur'an dan berinteraksi dengan Al-Qur'an. Anda mempelajari Al-Qur'an dengan 3 peta utama yaitu Qira'ah, Tilawah, dan Tahfidz. Amalan ini kata ulama merupakan amalan penentu orang-orang yang memang mendapatkan manfaat dari Ramadhan. Jadi kalau tidak mengerjakan amalan ketiga ini seakan-akan kita tidak dapat berkah Ramadhan. Kenapa demikian? Karena Ramadhan sendiri disebut oleh Allah sebagai bulan diturunkannya Al-Qur'an. Saking pentingnya Al-Qur'an, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah kehilangan satu harinya kecuali beliau berinteraksi dengan Al-Qur'an. Selama 30 harinya, 1 bulannya selalu tuntas 30 juznya.


FAITH IN GOD

 1. Faith in language means trust. Whereas, in terms of faith, it is * believing the truth of the teachings of Islam, accepting and committ...